HAPPY NEW YEAR Renungan Hidup Seorang Hamba

Salammualaikum..Sahabat,,

HAPPY NEW YEAR
Renungan Hidup Seorang Hamba

SAHABAT...
Ta terasa waktu tlah berlalu meninggalkan keping kenangan, asa dan cinta,
Kini smua tlah terlewat, tertinggal, dan takan pernah bisa terulang lagi,
kini smua hanya menjadi bayang semu tanpa kita tau berapa banyak kebaikan yang tlah kita lakukan atau sebaliknya.

Kitapun kadang ta perduli dengan apa yang tlah kita tinggalkan dan menguburnya dalam-dalam,
berusaha tuk sembunyikan smua dari ingatan
walau tetap membekas dan semua yang tlah terlewat kan smenjadi kenangan.

SAHABAT...
kemarin kita tlah bersorai gembira bersama, dengan bertabur cahaya menyambut tahun baru dengan suka dan cita,
meski terkadang kita terlupa bahkan ta pernah tau apa arti yang sebenarnya.
sekarang cobalah luangkan waktu sejenak untuk merenungkan hidup ini, cobalah untuk memahami arti diri, siapa dan untuk apa diri ini

Sahabat...
kalu ditahun kemarin kita tlah berumur 50th berarti di tahun baru ini umur kita tlah bertambah atau berkurang?
tentu saja jawabnya bertambah, smua orangpun tau itu.
tetapi kalau pada hakekatnya di setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahunya umur kita tlah berkurang, apakah kita tau dan menyadari hal itu..?

Hanya sedikit dari kita yang menyadari hal itu,
seperti di tahun baru ini umur kita tlah bertambah satu tahun dan menjadi 51th
tetapi sadar ataupun tidak, 
terima ataupun tidak terima,
umur kitapun tlah berkurang 1th karenanya.

Sahabat...
pernahkah kita merenungkan, mempertanyakan berapa tahun Allah memberikan jatah umur kepada kita untuk hidup di dunia ini.
Karena tiada satu mahlukpun yang kekal abadi, di langit maupun diatas muka bumi ini,

seandainya kita diberi jatah seperti umur Nabi kita Muhammad SAW, yaitu 63th maka kalau sekarang kita berumur 51th berarti sisa umur kita hanya tinggal 12th lagi.
Lalu bagaimana kalu Allah SWT, memberi jatah untuk kita menikmati secuil nikmat di dunia ini hanya 10,20, 30 tahun
(Waahualam hanya Allah yang tau), dan kita sudah melewati separuhnya bahkan lebih.
Sahabat,,
Setiap hari bahkan mungkin setiap menitnya ada kematian baik yang berada disekitar kita maupun yang teramat jauh di penghujung bumi ini selagi ada yang namanya kehidupan pasti disitu ada kematian, tak perdulu berapa usianya.

APABILA KEMATIAN TELAH TIBA PADA SUATU KAUM MAKA TIDAK ADA YANG KUASA UNTUK MEMAJUKAN ATAUPUN MEMUNDURKANYA.

lalu apa yang telah kita lakukan, apa yang telah kita perbuat disepanjang jejak hidup ini, apa yang kita tlah jalani selama ini,
terlahir, tumbuh, berkembang, tua, kemudian menjalani sisa hidup lalu kemudian mati,
sesederhana itukah?
tentu saja tidak!
kita masih dalam proses perjalanan untuk menjadi sempurna, karena kematian bukan ahir dari kehidupan melainkan awal dari sebuah kesempurnaan di kehidupan yang ke dua, dan yang menentukan sempurna atau tidak di kehidupan selanjutnya nanti adalah hidupmu saat ini, di dunia ini.

sahabat...
tahukah berapa kali kita mati dan berapa kali kita hidup
jawabannya...
kita mati dua kali dan
hidup juga dua kali.

Yang pertama saat kita masih berupa segumpal daging di dalam rahim seorang Ibu,
ketika ruh belum ditiupkan itulah mati kita yang pertama

sampai saat ditiupkannya ruh oleh Allah.
setelah RUH ditiupkan itulah kehidupan kita yang pertama

sampai kemudian lahir,tumbuh,berkembang, tua, lalu kemudian mati,
itulah kematian kita yang kedua

sampai tiba pada saatnya nanti Allah SWT membangkitkan kita untuk kehidupan yang kedua untuk selama-lamanya...

seperti yang tertera dalam
Al-Qur'an
S.Al Baqarah 28,,
yang artinya,.
Mengapa
kamu kafir kepada Allah,
padahal
kamu tadinya mati,
lalu Allah menghidupkan
kamu,
kemudian kamu dimatikan dan
dihidupkan-Nya kembali,
kemudian kepada-Nya-lah
kamu dikembalikan.

Sahabat...
sayangnya kita tidak pernah tau kapan batas kita di dunia,
yang jelas batas itu tak hanya berlaku untuk mereka yang tlah beruban, kulit yang mengeriput, pandangan yang tlah rabun ataupun yang tlah rapuh dan ta berdaya.

Batas itu berlaku untuk semuanya ta perdduli tua, muda, anak-anak bahkan bayi yang masih dalam rahim sekalipun yang belum sempat menikmati indahnya dunia, tatkala batas yang di tentukan itu tlah tiba maka tiada suatu apapun yang dapat mencegah memajukan atau memundurkannya.

Sahabat...
Mari kita menjadikan tahun ini sebagai renungan untuk lebih baik lebih dewasa lebih bisa menggunakan waktu yang telah di tetapkanya menjadi lebih berarti, dan lebih siap menhadapi kehidupan dunia yang semakin rapuh,
menjadikan tahun baru ini sebagai awal pembelajaran untuk senantiasa menghisab diri sebelum kita benar" dihisab oleh-Nya. Agar kita tidak menjadi manusia-manusia yang rugi karnanya, karna kesombongan, keangkuhan dan kebodohan kita sendiri.

semoga warna(prilaku) apapun yang telah kita guratkan di tahun yang lalu akan dapat kita hapus atau setidaknya kita tutupi dengan warna yang baru, yang lebih baik dan lebih bermakna
agar kita dapat lebih mengerti, dan lebih memahami warna apa yang pantas untuk kita kenakan serta dapat menjaganya agar tetap indah dan anggun tanpa adanya noda, yang pada ahirnya hanya akan membuat kita menyesal.

Semoga apa yang saya sampaikan menjadi manfaat dan dapat di pahami
mohon koreksinya apabila ada kata-kata yang salah.

Wasalam,,
Salam..sahabat,,

Share:

Tidak ada komentar:

Popular Posts

G.A.D™. Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sofyan Aditya

Subscribe Here

Translate

Flickr

Recent Posts